Thursday, March 31, 2016

Rekomendasi Tempat Wisata di Jakarta

Rekomendasi Tempat Wisata di Jakarta

Tempat Wisata di Jakarta bisa sangat mudah Anda temukan. Predikat Jakarta sebagai ibukota dengan kondisi sebagai kota metropolitan menjadikan kota ini ramai dan sangat urban. Titel kota pemerintahan akan mengarahkan anda ke tempat wisata di Jakarta yang juga dipakai sebagai tempat pusat pemerintahan. Ada juga tempat rekreasi dan hiburan yang terkenal. Dan kali ini kami akan mengulas Tempat Wisata di Jakarta Selatan. Artikel ini juga mencangkup informasi tentang Tempat Wisata di Jakarta Utara.


Tempat Wisata di Jakarta Selatan
Kondisi di Jakarta Selatan bisa anda temui pada narasi lirik lagu Selatan Jakarta karya Dewa 19. Namun untuk Tempat Wisata di Jakarta Selatan, salah satu yang paling terkenal tentu saja Kebun Binatang Ragunan. Disini Anda dapat menjumpai beragam satwa dalam kondisi yang terbaik dan juga dengan variasi yang cukup banyak. Kebun binatang ini sangat populer dan selalu sesak oleh pengunjung. Dulu kebun binatang ini ada di daerah Cikini dan bertitel “Tanaman dan Kebun Binatang”, sekitar tahun 1864. Lalu tahun 1966 dipindahkan lokasinya ke Jakarta Selatan. Namanya pun berganti, yaitu Taman Margasatwa Ragunan. Ada banyak jenis mamalia, burung, reptil, dan lain sebagainya. Jangan khawatir, kebun binatang ini memiliki tarif masuk termurah sedunia.


Tempat Wisata di Jakarta Selatan lain yang terkenal adalah Kemang Food Festival. Bagi Anda yang sudah puas berjalan-jalan di Ragunan, alangkah baiknya untuk mengunjungi pusat jajanan di daerah Kemang ini. Sambil beristirahat, Anda bisa sekaligus berwisata kuliner dengan mencicipi beragam masakan khas Indonesia maupun dari luar. Tutup pada tengah malam dan bisa mulai melayani pelanggan sejak pukul 5 sore.

Tempat Wisata di Jakarta Utara

Tempat Wisata di Jakarta sebelah Utara kebanyakan berkaitan dengan tempat berair (laut). Yang pertama adalah Taman Impian Jaya Ancol. Di kawasan ini Anda akan punya banyak pilihan. Ada Atlantis Water Adventour, Sea World, Gelanggang Samudera, Dunia Fantasi (Dufan), Kereta Gantung, marina, Pasar Seni, bowling, kereta gantung, kios souvenir, Padang Golf Ancol, sampai tempat untuk wisata kuliner juga ada. Jika ingin menginap juga tak perlu khawatir. Di sekitar taman seluas 552 hektare ini juga ada banyak hotel. Ada Hotel Raddin Ancol, Putri Duyung Cottage, atau Hotel Mercure Ancol.



Tempat Wisata di Jakarta Utara yang lain bermacam-macam. Ada Taman Suaka Margasatwa Muara Angke dengan hutan bakau yang luas dan enak untuk jalan-jalan. Banyak fauna yang bisa Anda jumpai, misal jenis burung, monyet, dan biawak. Jika ingin membawa oleh-oleh ikan segar ataupun bahan untuk kuliner dari laut alias seafood, Anda bisa mengunjungi Sentra Perikanan Muara Angke. Harga yang ditawarkan pun sangat murah sebab yang ada di pasar ini didatangkan langsung dari laut, apalagi jika Anda jago menawar. Itulah beberapa kawasan di Selatan maupun Utara sebagai Tempat Wisata di Jakarta.



Monday, March 28, 2016

Tempat Wisata di Solo Paling Murah


Tempat Wisata Di Solo Paling Murah
Tempat Wisata Di Solo tak hanya satu. Ada banyak sekali  tempat wisata di kota yang juga sering disebut Surakarta ini. lokasi kota solo amat strategis sehingga banyak dijadikan tujuan wisata saat liburan menjelang. tempat wisata di solo dan sekitarnya patut masuk dalam daftar di Indonesia yang harus Anda kunjungi dalam waktu dekat ini. berikut adalah beberapa dari banyak tempat wisata di solo dan sekitarnya yang murah dan harus Anda kunjungi bersama orang terkasih Anda.

Tempat Wisata Di Solo untuk Pengetahuan
Keraton surakarta menjadi rekomendasi tempat pertama untuk Tempat Wisata Di Solo di kategori untuk menambah pengetahuan. Keraton Surakarta menyimpan banyak koleksi benda kuno di museumnya. Kereta kencana ialah salah satunya koleksi dalam museum tersebut. Jika Anda ingin masuk dan menikmatinya, Anda cukup menyiapkan uang tak lebih dari 10 ribu rupiah untuk masuk. Kedua adalah museum manusia purba sangiran. Di dalam museum ini terdapat koleksi fosil-fosil manusia purba. Ada lebih dari 13.000 koleksi manusia purba yang berusia lebih dari 2 juta tahun hingga 200.000 tahun. Museum ini menjadi museum manusia purba terlengkap di Asia. Terdapat pula koleksi fosil hewan, tumbuhan, batu, serta peralatan yang digunakan oleh manusia purba.

Tempat Wisata Di Solo berikutnya ialah Taman Sriwedari. Taman ini terletak di Kecamatan Lawiyan. Taman Sriwedari dulunya dijadikan sebagai tempat rekreasi para keluarga kerajaan. Di dalam lokasi taman sriwedari terdapat Gedung Wayang Orang Sriwedari. Di tempat inilah pertunjukan kesenian wayang orang bertema Mahabarata dan Ramayana sering digelar. Tugu Lilin menjadi tempat berikutnya. Tugu Lilin dijadikan sebuah monumen untuk memperingati 25 tahun organisasi Boedi Oetomo berdiri. Bentuk Tugu Lilin memanglah mirip bentuk lilin yang menyala. Puncak Tugu Lilin ini berwarna merah menyala. Makna filosofis Tugu Lilin ialah sebuah pengabdian dan semangat bangsa Indonesia yang berapi-api dalam memperjuangkan kemerdekaan. Tugu lilin terletak di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo.




Tempat Wisata Di Solo untuk Refreshing
Ada banyak Tempat Wisata Di Solo yang dijadikan tempat melepas penat saat beban pekerjaan menghimpit. Pilihan wisata alam pertama ialah Grojogan Sewu Tawangmangu. Tempat sangat terkenal dan sering dipenuhi wisatawan dari penjuru Indonesia yang berkunjung ke Solo. Grojogan Sewu Tawangmangu ialah wisata air berupa air terjun yang terletak di sebelah barat Gunung Lawu, tepatnya di Kabupaten Karanganyar. Harga tiket yang dipatok untuk masuk ke lokasi wisata ini hanya 18 ribu untuk 1 orang. Anda yang ingin menikmati wisata air juga dapat mengunjungi tempat ini. Pandawa Water World Solo Baru ialah tempat yang amat cocok untuk bermain air dan berenang dengan keluarga. Letaknya di Solo Baru. Anda dapat masuk dengan membayar tiket seharga 50 ribu rupiah di hari Senin hingga Jumat. Di hari Sabtu dan Minggu, harga tiket naik 2 kali lipat, yaitu 100 ribu rupiah.
Anda yang belum puas dengan wisata air di atas, masih dapat menikmati tempat Tempat Wisata Di Solo. Air Terjun Jumog namanya. Lokasinya 40 km dari Kota Solo. Pemandangan yang ditawarkan pun tak kalah dari Grojogan Sewu Tawangmangu. Apalagi, Anda hanya cukup membayar 5 ribu rupiah untuk masuk dan menikmati keindahannya. Anda yang ingin menikmati sejuknya udara dapat berkunjung ke Taman Balekambang di Jalan Ahmad Yani ini. luasnya sekitar 10 hektar. Taman ini mulai dijadikan sebagai tempat rekreasi dan edukasi di tahun 2008. Jadi, tidak ada alasan untuk tidak berkunjung ke Tempat Wisata Di Solo, bukan?






2 Tempat Wisata di Semarang yang Murah


Tempat Wisata di Semarang akan banyak Anda temukan. Di kota yang terkenal dengan lumpia dan bandeng prestonya ini, Anda akan menemukan banyak Tempat Wisata di Semarang Dan Sekitarnya Yang Murah. Ini cocok untuk Anda para backpacker yang sedang menyambangi Semarang dan ingin berkunjung ke tempat-tempat yang menarik namun tanpa perlu budget yang besar. Berikut beberapa kami daftarkan untuk Anda.
Tempat Wisata di Semarang yang Murah
Tempat Wisata di Semarang yang pertama adalah Pantai Maron. Karena berbatasan langsung dengan samudra di sebelah utaranya, Semarang memiliki banyak pantai yang menawan dengan ombak yang tenang. Salah satunya adalah Pantai Maron yang lokasinya tak sampai satu kilometer di sebelah utara Bandara Ahmad Yani, Semarang. Jika Anda ingin menikmati keindahan eksotis laut lepas maka pantai ini wajib Anda mengunjungi pantai ini. berkunjung lah saat sore sehingga Anda bisa menikmati keindahan matahari tenggelam. Langit sore pelan-pelan berubah menjadi kuning dan merah menjelang mataari hilang di ufuk barat. Tempat wisata di Semarang dan sekitarnya mungkin berbudget mahal. Tapi tidak untuk Pantai Maron. Untuk memasuki kawasan ini Anda hanya dipatok tarif sebesar Rp 3000 rupiah saja. Murah, kan?

Tempat Wisata di Semarang yang lain dan cukup terkenal tak lain tak bukan adalah Lawang Sewu. Sejarah penamaan Lawang Sewu disebabkan oleh kondisi dari bangunan itu sendiri yang memiliki banyak sekali pintu, hingga berjumlah hampir seribu, sehingga dinamakan Lawang Sewu atau Pintu Seribu. Tempat Wisata di Semarang ini dibangun sejak tahun 1904, Lawang Semu diselimuti mitos-mitos yang membuat bulu kuduk merinding. Konon di tempat ini dahulu dijadikan tempat pembantaian, terutama di bagian penjara bawah tanahnya, sehingga cerita mistis yang beredar adalah, tempat ini dipenuhi oleh arwah atau makhluk halus yang jadi korban pembantaian tersebut. Namun di samping cerita mistisnya, Lawang Sewu juga memiliki nilai sejarah yang tinggi sebab dahulu pernah difungsikan sebagai kantor perusahaan perusahaan kereta api Belanda. Terlihat dari arsitektur bangunannya yang khas tempo dahulu, megah dan berdinding tebal. Untuk menikmati sensasi memasuki Lawang Sewu, Anda hanya dipatok tarif sebesar Rp 10 ribu saja.

Alternatif Tempat Wisata di Semarang yang Murah
 Tempat Wisata di Semarang lain sebagai alternatif untuk Anda yang berbudget rendah, Anda bisa mengunjungi Pantai Marina. Disini bahkan Anda hanya perlu membayar biaya parkir. Untuk menyewa peralatan speed boat atau ski air memang Anda perlu membayar lagi, namun untuk menikmati suasana pantai Anda tak perlu dipungut biaya. Pantai ini populer dipakai masyarakat sekitar untuk jogging atau lari-lari di pagi harinya.
Jika tertarik dengan wisata religius, Anda bisa berkunjung ke Masjid Agung Jawa tengah yang beralamat di Jalan Gajah Raya. Ini masjid terbesar dan termegah se Jawa tengah bahkan salah satu yang termegah di Indonesia. Silakan memilih Tempat Wisata di Semarang dan selamat berlibur. Belanda. Terlihat dari arsitektur bangunannya yang khas tempo dahulu, megah dan berdinding tebal. Untuk menikmati sensasi memasuki Lawang Sewu, Anda hanya dipatok tarif sebesar Rp 10 ribu saja.





Sunday, March 27, 2016

Tempat Wisata di Jogja Sangat Menarik


Anda sedang ke Jogja? Berbelanja? Jalan-jalan? Atau bahkan berwisata? Belum bisa dikatakan ke Jogja  kalau anda tidak mendatangi semua Tempat Wisata di Jogja

Tempat Wisata di Jogja Yang Menarik
Tempat Wisata di Jogja merupakan sebuah daya tarik tersendiri yang dimiliki oleh kota pelajar ini. Salah satu hal yang menjadi alasan utama banyaknya para wisatawan yang berkunjung ke jogja adalah tempat wisata di jogja terbaru. Selain karena hal tersebut, alasan lain adalah karena tempat wisata di jogja terbaru dekat malioboro sangatlah banyak, sehingga memudahkan para wisatawan untuk menjangakau tempat-tempat tersebut tanpa harus bingung memikirkan transportasi. Maka dimanakah tempat-tempat wisata tersebut dan apa menariknya? Mari kita simak ulasan singkat tentang berbagai tempat wisata di kota pelajar ini.


Tempat Wisata di Jogja Yang Eksotis


Tempat Wisata di Jogja yang pertama tentu saja adalah malioboro. Melioboro merupakan sebuah jalan dimana pada trotoar kanan kiri dari jalan tersebut, banyak terdapat penjual yang menjajakan dagangannya. Dagangan yang dijual di malioboro merupakan barang-barang khas dari jogja seperti batik jogja, kaos jogja, baju jogja, blangkon jogja, sandal jogja, gantungan kunci jogja, dan semua benda-benda khas berbau jogja yang sangat cocok untuk dijadikan sebagai oleh-oleh khas jogja. Tempat yang kedua adalah taman sari. Tempat ini merupakan situs sejarah dimana pada jaman dahulu tempat ini adalah kolam pemandian bagi para ratu-ratu di jogja. Keeksotisan tempat ini sangat cocok untuk dijadikan tempat berfoto ria.

Tempat Wisata di Jogja berikutnya adalah candi prambanan. Candi prambanan merupakan candi hindu terbesar yang ada di asia tenggara. Di candi ini anda dapat melihat betapa negahnya peradaban hindu yang ada di jogja dulu. Selain itu candi prambanan merupakan candi yang identik dengan cerita rakyat sekitar, cerita tentang roro jonggrang dan bandung bondowoso. Kemegahan candi ini akan membuat anda takjub karena luas wilayah kompleks dari candi ini yang sangat besar.



Tempat Wisata di Jogja selanjutnya adalah pantai parangtritis. Apabila anda ke jogja, jangan sampai anda lupa untuk mendatangi pantai yang terkenal dengan sebutan paris ini. Di pantai ini anda akan disajikan dengan pemandangan indah ala pantai selatan. Anda dapat menyewa andong untuk sekedar berkeliling di sekitar pantai ini. Tempat wisata berikutnya adalah keraton yogyakarta. Keraton yogyakarta merupakan tempat yang menjadi pusat pemerintahan kota yogyakarta. Di kraton ini anda akan melihat betapa berjayanya kerajaan mataram pada jaman dahulu. Anda juga dapat mengenal yogyakarta lebih dalam dengan mempelajari hal-hal yang terdapat di kraton yogyakarta ini.






Tempat Wisata di Jogja berikutnya adalah benteng vredeburg. Di benteng ini anda akan menjadi saksi sejarah bahwa yogyakarta pada jaman dahulu merupakan bagian dari kemerdekaan indonesia sekarang. Di tempat ini anda akan menemukan replika kejadian sejarah yang pernah terjadi di jogja pada masa penjajahan belanda dan jepang. Ilmu penhetahuan sejarah anda tentang jogja akan menjadi sangat meningkat setelah anda mengunjungi benteng vredeburdg ini. Masih banyak lagi tempat wisata di jogja yang harus anda kunjungi, namun sebelum anda mengeksplorasi semua tempat wisata tersebut, anda harus mengunjungi terlebih dahulu tempat wisata diatas. Maka segera kunjungi dan datangi semua Tempat Wisata di Jogja.









Saturday, March 26, 2016

Hanya 2jam dari Bandara Juanda Surabaya


Malang, sudah tidak asing lagi Kota ini sejagat Indonesia, di tempat ini ternyata memiliki aneka wisata pantai yang indah mempesona, bahkan keindahan pantai di Malang layak di sandingkan dengan pantai-pantai di Bali. Tepatnya di kawasan Malang bagian Selatan, terdapat deratan pantai yang memanjakan mata. Nah, penasaran bukan kawan-kawan semua seperti apa wisata pantai di Malang ? mari kita simak beberapa Pantai di Malang yang wajib dikunjungi berikut :

1. Pantai Tiga Warna
Pantai Tiga Warna yang eksotis dengan pasir putihnya adalah salah satu pantai di Malang yang wajib dikunjungi Kita awali ulasan pantai di Malang dengan Pantai Tiga Warna yang eksotis. Objek wisata ini termasuk pantai di Malang yang jarang dikunjungi dan belum terjamah. Berlokasi di Desa Sendang Biru, Kecamatan Sitiarjo, Malang Selatan terdapat kawasan Pantai Clungup, Gatra serta Pantai Tiga Warna yang sangat wajib dikunjungi. Setelah melewati perkampungan terakhir, kita akan disuguhi trek jalanan tanah kurang lebih 2 km sampai bertemu pos tiket masuk.
Kita dikenakan biaya tiket tanda masuk pantai serta donasi untuk 1 pohon bakau. Karena pantai tersebut merupakan kawasan konservasi bakau dan terumbu karang, jadi sebelum dan sesudah dari pantai pengunjung akan dilakukan pendataan barang apa saja yang dibawa masuk ke lokasi pantai dengan tujuan menjaga kelestarian pantai. Dari pos tersebut masih diteruskan perjalanan kurang lebih 2 km, dengan menyusuri jalanan sempit, turun naik dan berupa tanah, sangat licin apabila musim hujan. Trek yang amazing, panorama yang indah, serta suara khas hewan-hewan hutan akan menemani sepanjang perjalanan.
Bukit-bukit indah serta jajaran pohon bakau menandai lokasi Pantai Clungup sudah dekat, sangat asri dan alami, dengan ombak yang cukup tenang. Hamparan pasir putih akan ditemui di pantai ini, serta di sisi kanan mata kita akan dimanjakan pemandangan hutan mangrove. Puas menikmati pantai clungup, perjalanan dilanjutkan menuju Pantai Gatra dengan melewati tegalan kurang lebih 3 km ke arah kiri. Sangat menakjubkan pemandangan di pantai ini, gugusan pulau karang hijau yang tak jauh dari bibir pantai, pasir putih yang kemilau, deburan ombak yang seirama dengan tiupan angin, birunya laut yang membentang hingga menuju cakrawala. Benar-benar indah.
Tidak cukup sampai di sini pengunjung bisa menyatu dengan alam, dengan menggunakan pemandu setempat langkahkan kaki menuju bukit-bukit sebelah kiri Pantai Gatra. Ya, kita akan mendapati Pantai Tiga Warna yang eksotis! Air laut yang bergradasi, biru dan hijau serta pasir pantainya yang putih jadi alasan mengapa pantainya diberi nama seperti itu. Pengunjung dapat bersantai di pesisir pantai, foto-foto dan snorkeling dengan aman. Karena sebagai kawasan konservasi, maka pantai ini diterapkan pembatasan jumlah pengunjung setiap harinya. Jangan lupa menikmati sensasi kemping, kita bisa mendirikan tenda di lokasi Pantai Gatra dan Clungup. Saatnya menyatu dengan alam.

2. Pantai Segara Anakan, Pulau Sempu
Pantai Segara Anakan, Pulau Sempu adalah salah satu pantai di Malang yang wajib dikunjungi Siapa yang tak terpikat Segara Anakan di Pulau Sempu, Jawa Timur? Danau berwarna hijau ini meraup air laut dari tebing berlubang di belakangnya, langsung menghadap Samudera Hindia. Segara Anakan, bagai pantai tanpa lautan. Bentuknya lebih mirip danau karena warna hijau yang dominan, beda dengan air laut yang berwarna biru. Pantainya berpasir putih bersih dan sangat halus. Tak heran jika pantai ini mendapat predikat pantai terindah di Malang atau surganya wisata pantai di Malang. Pantai Segara Anakan berlatar tebing tinggi yang membentenginya dengan Samudera Hindia. Satu bagian di tebing itu berlubang karena erosi. Dari situlah air di Segara Anakan berasal. Tebing itu seakan melindungi keindahan tiada tara dari ganasnya Samudera Hindia. Benar-benar pantai di Malang yang belum terjamah penuh keindahan yang eksotis.
Untuk menuju ke Pulau Sempu, pengunjung perlu menempuh perjalanan dari dermaga, dan lanjut jalan kaki. Melelahkan, namun terbayar dengan keindahannya. Untuk menuju ke sana, Anda harus menyambung perjalanan dengan menyewa kapal. Kalau di Palembang sih disebutnya kapal ketek karena bunyi mesinnya yang berbunyi, “etek..ketek..ketek..” Entah kalau di Sendang Biru disebutnya apa, saya juga lupa menanyakannya pada penduduk setempat. Sendang Biru itu dermaga, mungkin seperti Pelabuhan Merak atau Bakaheuni dalam skala yang lebih besar. Kalau mau main air di sini tidak terlalu disarankan. Tapi, satu yang harus diperhatikan, bahkan wajib untuk diperhatikan bila mau menyambangi Pulau Sempu, yaitu fisik yang kuat.

3. Pantai Sendang Biru
Pantai Sendang Biru adalah salah satu pantai di Malang yang terletak di 30 Km bagian selatan Malang. Sendang biru berada di kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Pantai Sendang Biru berpotensi sebagai obyek wisata yang sangat indah yang bisa dikunjungi. Di samping itu, bagi mereka yang ingin menyebrang ke pulau Sempu, pasti harus melewati pantai Sendang Biru terlebih dahulu. Dengan adanya pulau Sempu ini, membuat pantai Sendang Biru memiliki ombak yang tidak terlalu besar layaknya pantai laut selatan lainnya.
Di pantai Sendang Biru ini ini juga dikenal sebagai tempat pendaratan dan pelelang ikan di Malang. Dinamakan pantai Sendang Biru karena di pantai ini terdapat sumber mata air yang biasa disebut sebagai sendang, dan berwarna biru. Saat ini, secara resmi pantai Sendang Biru dikelola oleh perusahaan negara milik Forestay.
Di pantai ini terdapat beberapa fasilitas penunjang wisata seperti, penginapan, guess house, rumah jaga dan persewaan perahu. Untuk mencapai pantai ini, para pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil dan motor, juga kendaraan umum. Untuk kendaraan umum bisa diakses menggunakan Mikrolet jurusan Gadang-Turen-Sendang Biru. Tapi, satu yang harus diperhatikan, bahkan wajib untuk diperhatikan bila mau menyambangi Pulau Sempu.

4. Pantai Gua China
Jika Anda sedang berkunjung ke Pantai Sendang Biru, cobalah mampir sejenak ke Pantai Gua China. Pantai ini terletak di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang Selatan. Pantai Gua China memiliki kisah dan sejarah yang unik. Seperti namanya, di pantai ini terdapat sebuah gua yang menjadi daya tarik tersendiri.
Menurut cerita masyarakat setempat, gua yang berada di bukit pinggir pantai ini digunakan oleh seorang pertapa China untuk bersemedi hingga meninggal. Pesona pantai di Malang ini sungguh menakjubkan. Warna air laut yang jernih dan bersih, dibalut oleh pasir putih yang lembut membuat pantai ini wajib dikunjungi. Pohon-pohon seperti cembirit, ketapang, dan pohon jenis tutup berjajar rapi di area pinggir pantai. Tiket masuk ke Pantai Gua China adalah Rp. 4000,- per orang.
Di pantai ini terdapat beberapa fasilitas penunjang wisata seperti, penginapan, guess house, rumah jaga dan persewaan perahu. Untuk mencapai pantai ini, para pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil dan motor, juga kendaraan umum. Untuk kendaraan umum bisa diakses menggunakan Mikrolet jurusan Gadang-Turen-Sendang Biru.



5. Pantai Balekambang
Pantai Balekambang berada di Desa Srigoco, Kecamatan Bantur, sekitar 70 kilometer arah selatan Kota Malang, Jawa Timur. Pantai di Malang ini termasuk landai dan dipenuhi dengan karang laut yang membentang sepanjang 2 km dengan lebar 200 meter ke arah laut. Sewaktu air laut surut tampak ikan hias serta aneka ragam biota laut lainnya berkerumun di atas air. Pantai yang dijuluki Tanah Lot-nya Jawa ini cukup menawan dan layak dikunjungi, khususnya di akhir pekan. Suasananya sangat asri, pantainya juga bersih dan terawat. Pasir putih sepanjang dua kilometer berpadu dengan ombak yang menggulung sungguh memanjakan mata pengunjung. Pantai Balekambang memiliki semua fasilitas yang diperlukan wisatawan, mulai dari warung makan tradisional, restoran, penjaga pantai, toko suvenir, toilet umum, tempat parkir yang luas, camping ground, kantor informasi, bungalow sederhana, mushola dan pendopo, hingga penginapan. Bahkan kini ada wahana flying fox. Harga tiket masuk lokasi wisata ini adalah Rp 15.000 per orang.

6. Pantai Kondang Merak
Pantai Kondang Merak adalah sebuah pantai di pesisir selatan yang terletak di tepi Samudera Indonesia secara administratif berada di Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Pantai Kondang Merak sudah cukup dikenal bagi wisatawan Malang Raya. Bahkan pantai ini sudah menjadi jujugan wisatawan lokal maupun asing untuk bermain snorkeling (sejenis menyelam). Keunggulan sebagai tempat snorkeling inilah yang menjadi salah satu daya tarik yang ditawarkan pantai tersebut.

Untuk menjangkau Pantai Kondang Merak, Anda bisa mengikuti jalan menuju Pantai Balekambang. Setelah keluar dari perkebunan tebu ada sebuah perempatan, lalu ambil arah ke kanan. Jika lurus akan menuju Balekambang sedangkan bila berbelok ke kiri akan menuju Pantai Bajulmati. Dari perempatan itu masih sekitar 3,5 km lagi menuju Pantai Kondang Merak. Terdapat sebuah papan kecil petunjuk arah bertuliskan Kondang Merak hampir tak terlihat orang yang melewatinya. Selanjutnya jalanan makin sulit karena hanya berupa jalan tanah dan makadam. Bila pada musim penghujan banyak kubangan lumpur di sepanjang jalan menuju Pantai Kondang Merak. Jalannya relatif sempit dengan diapit hamparan pepohonan besar dan semak yang lebat. Jika kondisi jalan normal, mungkin dari perempatan menuju Pantai Kondang Merak bisa ditempuh hanya 10 menit. Namun karena kondisi jalan yang rusak minimal waktu yang ditempuh sekitar 30 menit. Di dekat pantai terdapat sebuah pos penarikan tiket, tetapi biasanya kosong tak ada petugasnya. Biasanya harga tiket masuk Pantai Kondang Merak sebesar Rp 3.000 per orang dan parkir kendaraan Rp 5.000.
Pantai ini dinamakan Kondang Merak karena pantai ini memiliki kondang (muara yang merupakan pertemuan air tawar dan laut) yang dahulu banyak dihuni burung merak. Baru pada tahun 1980-an, burung merak mulai punah akibat penangkapan liar. Panorama Kondang Merak memang cukup menggoda, garis pantainya lumayan panjang, kurang lebih 800 meter. Pasirnya putih bersih dan pepohonan di pinggir pantai membuat nyaman suasana di situ. Pantainya agak berlumut dan memiliki banyak terumbu karang, spons, dan kerang di sekitar pantainya. Di tepi pantai Anda bisa menemukan berbagai binatang laut seperti gurita kecil, landak laut, mentimun laut, ikan-ikan kecil atau lobster yang bersembunyi di sela-sela karang.


Gelombang di Pantai Kondang Merak juga tidak terlalu besar karena terpecah dengan keberadaan batu karang menjulang yang berjajar di radius sekitar 200 meter dari bibir pantai. Ada sekitar lima titik batu karang yang menjadi pemecah ombak. Karang yang menghiasi sekeliling Pantai Kondang Merak menambah keindahan pantai ini. Karena gelombangnya yang sudah terpecah itulah, Pantai Kondang Merak ini menjadi tempat singgah para nelayan. Pantai ini menjadi terminal perahu nelayan bermesin tunggal. Di pinggir pantai, transaksi jual beli ikan hasil tangkapan nelayan pun berlangsung. Beragam jenis ikan yang menjadi tangkapan nelayan antara lain tuna, kakap dan gurita. Para nelayan pun juga mendirikan perkampungan nelayan yang membuat selalu hidup siang atau malam. Pantai ini nyaris tak pernah sepi.